IDEN
Beranda › Profil › Manfret Fatem
Manfret Fatem Tewas dalam operasi keamanan (9 Oktober 2026)
Kredit: Dokumentasi Terbuka / Penerangan Kodam XVIII Kasuari
Danops TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya (Mayor) — varian ejaan: Manfred/Mamfred Fatem

Manfret Fatem

Afiliasi: TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya (Maybrat)
Wilayah Operasi: Kabupaten Maybrat & Teluk Bintuni, Papua Barat Daya
Status Hukum: Tewas dalam operasi keamanan (9 Oktober 2026)

Komandan operasi TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya yang memimpin rangkaian penyerangan bersenjata di Maybrat dan Teluk Bintuni sejak 2021; tewas dalam kontak tembak dengan pasukan TNI di hutan utara Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, pada 9 Oktober 2026.

Biodata & Latar Belakang Personal

Tempat & Tanggal LahirTidak ada satu pun sumber publik (media nasional, media Papua, maupun dokumen pengadilan) yang menyebut tanggal atau tempat lahirnya. Yang terdokumentasi: ia satu orang yang aktif sejak 2021 sampai tewas pada 9 Oktober 2026, dan pada Januari 2024 masih hidup setelah markasnya disergap.
Suku / Asal WilayahMarga Fatem, wilayah basis Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya (Distrik Aifat, Aifat Timur, Aifat Selatan — Kampung Kamat dan Sori; koridor Sungai Kamundan/Frambu). Label “suku Maybrat” tidak pernah ditulis media mana pun, jadi tidak kami pakai.
Latar Belakang Keluarga / Orang TuaAyah dan ibu: tidak ada data publik. Yang bersumber: Yeremias Foumair (Fumair) adalah pamannya — mantan komandan Batalyon Ayosami Kodap IV yang menyerah pada 15 Mei 2025.
Riwayat PendidikanTidak ada data publik soal riwayat sekolahnya (tidak ada sumber SD/SMP/SMA/perguruan tinggi).
Jabatan / PeranWakil Komandan Operasi (Letnan Satu) pada Januari 2024, lalu Danops Kodap IV Sorong Raya (Mayor) 2025-2026. Masuk daftar pencarian orang pada kasus Kisor 2021 dan penyerangan pekerja Trans-Papua 2022.
Status Hukum TerakhirTewas di lokasi pada 9 Oktober 2026 sekitar pukul 08.25 WIT. Brigjen TNI Riyanto (Pangkoops Habema): “satu dari tiga korban teridentifikasi sebagai Manfret Fatem yang disebut menjabat sebagai Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya.” Letjen TNI Lucky Avianto (Pangkogabwilhan III): “Pelaku yang tewas adalah Komandan Operasi TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya, Manfret Fatem, bersama dua orang kaki tangannya… Anton Fatem dan Yesias Fatem.”
Catatan VerifikasiProfil ini sebelumnya menulis “Tewas April 2024” dan menggabungkannya dengan nama “Bernhard Mawen”. Keduanya keliru: tidak ada sumber publik yang mendukung kematian pada April 2024 (April 2024 di Maybrat hanya berisi penyerahan diri anggota), dan “Bernard Mawen” adalah tokoh BERBEDA — Panglima Kodap V Merauke (komando selatan OPM), meninggal karena usia lanjut di Kiunga, Papua Nugini, 16 November 2018, bukan bagian Kodap IV Sorong Raya. Kematian komandan Kodap IV pada 2024 adalah Mayor Marthen Aikingging (Batalyon Moskona), 22-23 Desember 2024.

Foto Bukti Kejahatan & Teror Warga Sipil

Rekam Jejak Kejahatan & Bentuk Ancaman

  • Pembunuhan berencana terhadap 4 pekerja jalan Trans-Papua ruas Bintuni-Maybrat di Majda, Moskona Barat (September 2022).
  • Penyerangan brutal Pos Koramil Persiapan Kisor, Maybrat (September 2021) yang menewaskan 4 prajurit TNI saat dini hari.
  • Merekam dan menyebarluaskan video eksekusi korban sipil di hutan Maybrat untuk menakut-nakuti pekerja publik.
  • Menolak tawaran persuasif keluarga dan tetua adat untuk menyerahkan diri, memilih terus melancarkan teror hingga tewas disergap.

Dampak & Kerugian yang Ditimbulkan

Korban Jiwa: 8 korban tewas (4 pekerja proyek sipil dan 4 prajurit pengamanan)
Pengungsian Warga: Ribuan warga sipil suku Aifat mengungsi berbulan-bulan ke hutan dan kota Sorong
Fasilitas Publik: Truk proyek dan alat berat Trans-Bintuni dibakar; akses jalan pedalaman terisolasi

Laporan Investigasi Terkait