Buron (DPO)
Kredit: Dokumentasi Terbuka / ANTARA / Polsek Beoga
Komandan Operasi Umum TPNPB, wilayah Puncak (Yambi, Gome, Sinak, Ilaga)
Lekagak Telenggen
Komandan wilayah Puncak yang disebut aparat dan lembaga antiterorisme sebagai salah satu pimpinan paling dicari di Pegunungan Tengah; kelompoknya diatribusikan atas penembakan guru dan pembakaran sekolah di Beoga, Kabupaten Puncak (2021).
Biodata & Latar Belakang Personal
Tempat & Tanggal LahirTempat dan tanggal lahir: tidak ada data publik. Usia hanya pernah diperkirakan secara tidak resmi — “pertengahan 40-an” dalam laporan Asia Times (27 April 2021), sehingga perkiraan kelahiran sekitar pertengahan 1970-an; perkiraan ini bukan data resmi.
Suku / Asal WilayahSuku Dani, dari Kabupaten Puncak, Papua Tengah; disebut sebagai tokoh klan Dani. Wilayah operasi menurut BNPT: Yambi, Gome, Sinak, Ilaga.
Latar Belakang Keluarga / Orang TuaKlan Telenggen di Pegunungan Tengah. Beroperasi bersama komandan lapangan Kalenak Murib serta Notius Murib @ Kasuari @ Jeki (adik kandung mendiang Luki Murib). Menunjuk Lerimayu Enumbi sebagai perwira kepercayaan dan Tenggamati Enumbi sebagai komandan wilayah Yambi.
Riwayat PendidikanTidak ada data publik soal riwayat sekolahnya. Satu analis di Asia Times menyebutnya tidak bersekolah (“illiterate”) — itu atribusi analis, bukan temuan resmi.
Status Hukum TerakhirBelum pernah ditangkap. Terdaftar dalam daftar pencarian orang Polda Papua No. DPO/43/VIII/2020/Reskrim Mimika (28 Agustus 2020) dan masuk daftar paling dicari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (2021). Masih dilaporkan aktif sebagai komandan operasi pada Agustus 2026.
Catatan VerifikasiAtribusi peristiwa Beoga 2021 tidak tunggal: Kapolda Papua saat itu menyebut Sabinus Waker (yang bergabung dengan kelompok Lekagak Telenggen, sekitar 75 orang dan 30 senjata) sebagai pelaku penembakan. Situs ini menulis atribusi sesuai sumber masing-masing.
Sumber BiodataAsia Times — profil Lekagak Telenggen (27 Apr 2021) · BNPT — daftar pencarian orang terorisme (2021) · Polda Papua — surat DPO No. DPO/43/VIII/2020/Reskrim Mimika
Foto Bukti Kejahatan & Teror Warga Sipil
Sisa-sisa reruntuhan ruang kelas sekolah negeri di Beoga yang dibakar habis kelompok Lekagak Telenggen usai menembak mati dua guru.
Kredit: ANTARA / Polsek Beoga
Senjata tajam dan peluru yang disita dari lokasi penyerangan perumahan guru dan pos masyarakat di pedalaman Beoga dan Sinak.
Kredit: Dokumentasi Terbuka Penegakan HukumRekam Jejak Kejahatan & Bentuk Ancaman
- Penembakan mati dua guru sekolah di Beoga (Oktovianus Rayo dan Yonatan Randen, April 2021) atas tuduhan palsu intelijen.
- Pembakaran kompleks gedung sekolah (SD, SMP, SMA Negeri 1 Beoga) serta rumah dinas para tenaga pendidik.
- Penyerangan brutal di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak (Juni 2025) yang menewaskan 3 warga sipil dan melukai 4 orang.
- Teror penembakan sistematis di area Bandara Aminggaru Ilaga yang menghentikan pasokan bahan pokok warga pegunungan.
- Memanfaatkan momentum acara adat Bakar Batu dan forum penyelesaian denda adat di kampung pedalaman untuk konsolidasi pergerakan kelompok dan pengumpulan logistik tanpa atribut militer.
Dampak & Kerugian yang Ditimbulkan
Korban Jiwa: Sedikitnya 12 warga sipil (guru, petani, pedagang) meninggal dunia
Pengungsian Warga: Ratusan tenaga pendidik dan warga lokal dievakuasi keluar dari Distrik Beoga dan Ilaga
Fasilitas Publik: 6 bangunan sekolah dan puskesmas dibakar habis, 11 rumah honai warga ludes