IDEN
Beranda › Profil › Lamek Alepki Taplo
Lamek Alepki Taplo Tewas dalam kontak senjata (19 Oktober 2025)
Kredit: Ilustrasi editorial — bukan foto orang atau kejadian
Komandan TPNPB-OPM Kodap XV Ngalum Kupel (Kiwirok, Pegunungan Bintang) — tewas 19 Oktober 2025

Lamek Alepki Taplo

Afiliasi: TPNPB-OPM Komando Pertahanan Wilayah Pegunungan Bintang
Wilayah Operasi: Kabupaten Pegunungan Bintang (Kiwirok, Oksibil, Oksop, Serambakon)
Status Hukum: Tewas dalam kontak senjata (19 Oktober 2025)

Komandan Kodap XV Ngalum Kupel yang diatribusikan atas penyerangan Puskesmas Kiwirok dan pembakaran sembilan sekolah pada 2021; tewas dalam kontak senjata di Kiwirok pada 19 Oktober 2025 bersama tiga anggotanya.

Biodata & Latar Belakang Personal

Tempat & Tanggal LahirTidak ada data publik soal tanggal maupun tempat lahirnya; usianya tidak pernah disebut. Klaim versi lama bahwa ia lahir sekitar 1982 di Kiwirok tidak didukung sumber dan dicabut.
Suku / Asal WilayahSuku Ngalum, wilayah operasi Kabupaten Pegunungan Bintang (Kiwirok, Okhika, Oksop, Serambakon).
Latar Belakang Keluarga / Orang TuaAyah dan ibu: tidak ada data publik.
Riwayat PendidikanTidak ada data publik soal riwayat sekolahnya. Yang terdokumentasi adalah pengakuannya pernah bekerja sebagai guru, disebut dalam wawancara Drop Site News 13 Oktober 2025. Klaim versi lama soal SD Kiwirok dan pelatihan milisi lintas batas tidak bersumber dan dicabut.
Jabatan / PeranKomandan Kodap XV Ngalum Kupel (TPNPB-OPM) di wilayah Pegunungan Bintang.
Status Hukum TerakhirTewas dalam kontak senjata di Kiwirok pada 19 Oktober 2025, bersama Ike Taplo (22), Nalson Uopmabin (17), dan Benim Kalakmabin (20). Peristiwa yang diatribusikan kepadanya antara lain penyerangan Puskesmas Kiwirok dan pembunuhan tenaga kesehatan Gabriela Meilani pada 13 September 2021, pembakaran sembilan sekolah pada Desember 2021, serta serangan terhadap pos Yonif 753 pada 25 September 2025.
Catatan VerifikasiProfil ini dipisahkan dari Ananias Ati Mimin yang kini punya halaman sendiri, karena keduanya tokoh berbeda dengan wilayah berbeda.
Sumber BiodataDrop Site News — wawancara dan latar belakang (13 Oktober 2025) · Pemberitaan kontak senjata Kiwirok (19 Oktober 2025) · Laporan penyerangan Puskesmas Kiwirok (2021)

Foto Bukti Kejahatan & Teror Warga Sipil

Rekam Jejak Kejahatan & Bentuk Ancaman

  • Mengeksekusi penyerangan berdarah di Distrik Kiwirok (September 2021) yang mengakibatkan gugurnya suster Gabriella Meilani dan melukai sejumlah nakes wanita.
  • Membakar Puskesmas Kiwirok, gedung SD Inpres, kantor Bank Papua, pasar tradisional, dan rumah-rumah guru serta tenaga medis.
  • Melakukan penembakan terhadap pesawat terbang perintis pengangkut logistik masyarakat dan aksi pembakaran fasilitas umum di Oksibil.

Dampak & Kerugian yang Ditimbulkan

Korban Jiwa: 1 tenaga kesehatan gugur, puluhan tenaga medis dan guru terluka serta trauma berat, belasan aparat keamanan tewas.
Pengungsian Warga: Ratusan warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan dievakuasi keluar dari Kiwirok ke Jayapura dan Oksibil; layanan kesehatan distrik lumpuh berbulan-bulan.
Fasilitas Publik: —

Laporan Investigasi Terkait